Ini merupakan kisah seorang teman yang berasal dari
Kecubung, suatu nama tempat di sekitaran Bulak. Aku berteman dengan dia sejak
kelas sepuluh, dengan gaya yang terlihat keren saat itu ia masuk ke dalam kelas
dan duduk di belakang. Sedangkan aku, bersama seseorang yang aku kenal sejak
Masa Orientasi Siswa dulu.
Tapi, aku tidak terlalu mengenal dirinya hanya
mengetahuinya karena teman sekelas dan selain itu orang tersebut lebih sering
tidak ikut dengan anak-anak cowok kalau sedang jam bermain, dia lebih memilih
untuk tidur atau mengobrol bersama dengan anak cewek. Bahkan waktu tidurnya pun
sering dilakukan saat jam pelajaran sedang berlangsung, yang membuat namanya
susah dilupakan oleh setiap guru yang mengajar di kelas, bahkan beberapa guru
pun sering membuat becandaan karena kegiatan favoritnya tersebut.
